Apakah umat kristiani adalah pengikut paulus?

Posted on Februari 7, 2012

0


Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan
yang berdasar
pada ajaran Isa Al-Masih.Pemeluknya disebut juga Kristiani atau Nasrani. Kata “Kristen” dikenal setelah Isa Al-Masih naik ke sorga. Orang non-Kristen-lah pertama-tama memberi sebutan Kristen pada pengikut Isa Al-Masih (Injil, Surat Para Rasul 11:26). Arti
lain dari kata “Kristen” adalah pengikut Kristus atau Al-Masih.
Isa Al-Masih dan Pelayanan-Nya
Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah (Qs 3:45). Dia menjadi
manusia melalui proses kelahiran. Ibu-Nya seorang
perawan bernama Maryam. Dia memulai pelayanan-
Nya ketika berusia tiga puluh tahun.
Selama tiga setengah tahun pelayanan-Nya, Dia banyak
melakukan mujizat. Mengusir setan, menyembuhkan
orang sakit, bahkan menghidupkan kembali orang yang
sudah mati. Juga Ia membentuk dua belas murid
pertama-Nya, yang akhirnya melanjutkan pelayanan Isa
Al-Masih.
Perkembangan Jumlah Pengikut Isa Al-Masih
Semakin hari pengikut Isa Al-Masih semakin bertambah,
wilayah pelayanan murid-murid-Nya pun semakin luas.
Hal ini sesuai dengan Amanat Agung yang disampaikan
Isa Al-Masih sebelum Dia terangkat ke sorga. “Karena
itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan
baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh
Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu
yang telah Kuperintahkan kepadamu. . . .” (Injil, Rasul
Besar Matius 28:19-20)
Murid-murid Isa Al-Masih semakin giat menyebarkan
ajaran-Nya. Namun di sisi lain, tidak sedikit pihak-pihak
yang menentang. Sebab pemerintah Romawi saat itu
merasa, ajaran Isa Al-Masih merupakan ancaman bagi
pemerintahannya.
Pertobatan Paulus Dari Tarsus
Paulus (Saulus) dari Tarsus adalah salah seorang yang
sangat menentang ajaran Isa Al-Masih. Paulus
berkebudayaan Yunani dan berasal dari Tarsus (kota di
daerah Turki). Sebelum bertobat, dia banyak melakukan
penganiayaan terhadap orang-orang Kristen.
Tetapi akhirnya dia bertobat setelah mengalami
perjumpaan dengan Isa Al-Masih. “ …… Aku [Isa Al-
Masih]…… menetapkan engkau [Paulus/Saulus] menjadi
pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah
kaulihat dari pada-Ku dan tentang apa yang akan
Kuperlihatkan kepadamu nanti…… Aku akan mengutus
engkau kepada mereka [bangsa-bangsa] untuk
membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari
kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada
Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku
memperoleh pengampunan dosa . . . . (Injil, Kisah Para
Rasul 26:16-18).
Pelayanan Rasul Besar Paulus
Awalnya Paulus tidak diterima oleh pengikut-pengikut
Isa Al-Masih yang berasal dari keturunan Yahudi asli.
Mereka takut akan latar-belakang Paulus yang suka
menganiaya dan memenjarakan pengikut Isa Al-Masih.
Paulus dikenal juga sebagai “rasul bagi bangsa-bangsa
non-Yahudi”. Usahanya sungguh luar biasa. Ia
memberitakan bahwa keselamatan yang dilakukan Isa
Al-Masih lewat pengorbanan-Nya di kayu salib adalah
untuk semua orang.
Konsili Gereja Pertama
Paulus telah diutus Isa Al-Masih menjadi saksi-Nya. Para
murid Isa Al-Masih juga mendukung panggilan Paulus.
Inilah hasil dari Konsili Gereja Pertama. “Dan setelah
melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku
[Paulus], maka Yakobus, Kefas [Petrus] dan Yohanes,
yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat
tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda
persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang
yang tidak bersunat [orang-orang kafir] . . .” (Injil, Surat
Galatia 2:9)
Orang Kristen Mengikuti Isa Al-Masih, Bukan Paulus
Paulus cukup berperan dalam menyebarkan agama
Kristen. Namun orang-orang Kristen sadar betul bahwa
mereka adalah pengikut Isa Al-Masih. Ajaran yang
mereka ikuti adalah ajaran Isa Al-Masih yang
disampaikan melalui murid-murid-Nya. Salah satu murid-
Nya ialah Rasul Besar Paulus.
Jelas orang Kristen tidak mengikuti Paulus. Paulus tidak
dapat memberi jaminan keselamatan. Namun tidak
demikian halnya dengan Isa Al-Masih, Dia sanggup dan
telah berjanji untuk memberikan keselamatan bagi
siapa saja yang mau menerimanya.
Dan hal inilah yang disaksikan oleh Paulus dalam Kitab
Suci: “Perkataan ini benar dan patut diterima
sepenuhnya: “Kristus Yesus (Isa Al-Masih) datang ke
dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di
antara mereka akulah (Paulus) yang paling
berdosa” (Injil, Surat I Timotius 1:15).

Posted in: Uncategorized